umar bin khattab...
Siapa pula yg tdk tau bukan?
Saya ingin punya hati yang keras teguh sperti umar
Tegas,entah bgaimana gurat kebijaksanaan di muka beliau
kita tentunya ingin bertemu beliau kan?
Ah ,wlau kita semuanya mungkin sudah tau critanya
Tapi ,setidaknya kita saling mengingatkan lah.
Ah lanjut aja ya
Langkah pastinya, gurat kerasnya,bagaimana pula kalau ada yang berurusan dengan beliau ketika kafir,tak pandang bulu siapa yang akan di hadapi
Yup ,ia hendak membunuh Rosulullah
Dengan pedang tehunus pula
Entah apa isi hatinya pada saat itu,Yg jelas tak ada kraguan ketika itu mar
Mungkn orng di zaman mreka akan mengira dgn itu islam sudah di ambang kehancuran bukan?
Gak sh brbasa basi...
Di tngah perjalanan dy brtmu dgn Nu'aim bin Abdullah
dalam percakapannya ,beliau di beri tahu bahwa adiknya telah masuk islam.
celaka semua urusan ini.
apa yang ingin akan dilakukan umar kepada adiknya
sesamapainya di rumah umar sempat mendengar bacaan khabab bin art dihadapan fatimah dan suaminya.
“apa suara bisik-bisik yang sempat kudengar dari kalian tadi?”
Hanya sekedar obrolan diantara kami,” jawab keduanya.
“kupikir kalian sudah keluar dari agama” kata Umar.
“wahai Umar,” kata adik Iparnya,” apa pemdapatmu jika kebenaran ada dalam agama selain agamamu?”
Seketika Umar melompat kearah adik Iparnya dan menginjaknya keras-keras. Adiknya mendekat untuk menolong suaminya dan mengangkat badanya. Namun Umar menampar fathimah hingga wajahnya berdarah.
Celaka urusan ini.
“wahai Umar,”kata fathimah dengan keras, “jika memang kebenaran ada di selain agamamu, maka bersaksilah bahwa tiada Ilah selain Allah dan bersaksilah bahwa Muhammad itu adalah Rasul Allah.”
Umar pun merasa malu dan bersalah membuat adiknya berdarah seperti itu
“berikan al-Kitab yang tadi kalian baca!” kata Umar
Adiknya menjawab,” engkau adalah najis. Al-Kitab Ini tidak boleh disentuh kecuali orang-orang yang suci. Bangunlah dan mandilah jika mau!”
Maka Umar mandi, setelah itu memegangi suhuf tersebut, Dia mulai membaca isinya, “Bismillahir-Rahmani-Rahim.” Lalu dia berkata,” nama-nama yang bagus dan suci. “kemudian ia membaca, Thaha, “ hingga berhenti pada firman Allah
“sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tiada Ilah selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.” (Thaha: 14)
Hatinya pun meleleh.
Akhirnya ia pergi ke rumah arqam bin abi arqam dan menyatakan keislamannya.
Baru saja umar hendak membunuh Nabi muhammad,Subhanallah zat yang maha pembolak balik hati
Allah yang maha mengetahui ,sungguh hebat bagaimana Allah membuat skenario keislaman umar bin khattab R.A
mungkin tanpa ke"celakaan"an-ke"celakaan" dalam cerita tadi apa jadinya islam tanpa campur tangan sekarang bukan???
"Sekeras-kerasnya batu kalau ditetesi air secara terus-menerus,
maka lama-kelamaan batu itu akan berlubang juga"
"yang tidak akan berubah adalah perubahan itu sendiri"
“Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”. - Imam Al-Ghazali
Selasa, 19 Februari 2013
Rabu, 21 November 2012
CERITA INSPIRATIF : JEJAK KAKI DI KARPET
Sebuah kisah
nyata... Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki.
Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat
ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih &
teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya
itu.
Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.
Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata
kepada sang ibu : "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan" Ibu itu kemudian menutup matanya. "Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa
kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.
Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu.Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu
kasihi".
Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.
"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran disana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tsb.
"Sekarang bukalah mata ibu" Ibu itu membuka matanya "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?"
Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".
Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.
Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming) . Teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita, sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.
Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang : Saya BERSYUKUR;
1.Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya IA BERSAMAKU bukan dengan orang lain.
2.Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya IA berada DI RUMAH dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
3.Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka DI RUMAH dan tidak jadi anak jalanan.
4.Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya SAYA BEKERJA dan DIGAJI TINGGI.
5.Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi BANYAK TEMAN.
6.Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya CUKUP MAKAN.
7.Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih MAMPU bekerja keras.
8.Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada KEBEBASAN BERPENDAPAT.
9.Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih HIDUP.
10.Untuk setiap permasalahan hidup yang saya hadapi, karena itu artinya Tuhan sedang membentuk dan menempa saya untuk menjadi lebih baik lagi.
Semoga bermanfaat.....
sumber: http://artikelmotivasiinspirasiislami.blogspot.com
Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.
Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata
kepada sang ibu : "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan" Ibu itu kemudian menutup matanya. "Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa
kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.
Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu.Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu
kasihi".
Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.
"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran disana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tsb.
"Sekarang bukalah mata ibu" Ibu itu membuka matanya "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?"
Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".
Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.
Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming) . Teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita, sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.
Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang : Saya BERSYUKUR;
1.Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya IA BERSAMAKU bukan dengan orang lain.
2.Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya IA berada DI RUMAH dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
3.Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka DI RUMAH dan tidak jadi anak jalanan.
4.Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya SAYA BEKERJA dan DIGAJI TINGGI.
5.Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi BANYAK TEMAN.
6.Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya CUKUP MAKAN.
7.Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih MAMPU bekerja keras.
8.Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada KEBEBASAN BERPENDAPAT.
9.Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih HIDUP.
10.Untuk setiap permasalahan hidup yang saya hadapi, karena itu artinya Tuhan sedang membentuk dan menempa saya untuk menjadi lebih baik lagi.
Semoga bermanfaat.....
sumber: http://artikelmotivasiinspirasiislami.blogspot.com
RENUNGAN SEJANAK...
Uang Rp 1000 &
Rp 100.000 sama2 terbuat dari kertas, sama2 dicetak & diedarkan
oleh BI. Ketika bersamaan mereka keluar danberpisah dari Bank dan
beredardimasyarakat... 4 bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tdk
sengaja didlm dompet seorang pemuda. Kemudian diantara kedua uang tsb
terjadilah percakapan. Yg Rp 100.000 bertanya kpd Rp 1.000,"Knp badan km begitu lusuk, kotor dan bau amis?"
Rp. 1.000 menjawab,
"Karena aku
begitu keluar dari Bank langsung ditangan orang2 bawahan dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan ditangan pengemis"
Lalu Rp.1000.bertanya balik kpd Rp 100.000,
"Knp km kelihatan begitu baru,rapi danmasih bersih?
Dijawabnya,
"Karena begitu aku keluar dari Bank, langsung disambut perempuan cantik, & beredarnyapun di restoran mahal, di mall & jg hotel2 berbintang serta keberadaanku selalu di jaga dan jarang keluar dari dompet"
Lalu Rp 1000 bertanya lg,
"Pernahkah engkau mampir di tempat ibadah?"
Dijawablah, "Belum pernah"
Rp 1000 pun berkata lg,
"Ketahuilah walaupun aku hanya Rp 1.000, tetapi aku selalu mampir di rumah TUHAN dan ditangan anak2 yatim, bahkan aku selalu bersyukur kpd TUHAN. Aku tdk dipandang bukan sebuah nilai, tetapi adalah sebuah manfaat"
Akhirnya menangislah Rp 100.000 karena merasa besar, hebat, tinggi tetapi tdk begitu bermanfaat selama ini.Jd bukan seberapa besar penghasilan kita,tetapi seberapa bermanfaat penghasilannya dipakai utk memuliakan TUHANdan sebagai Channel of blessing bagi orang yg tdk mampu. Karena kekayaan bukanlah utk kesombongan!!
Semoga ini menjadi renungan untuk kita..
Sumber: NN
Larangan download lagu ilegal
Menteri Komunikasi dan Informatika,
Tifatul Sembiring mengatakan pemerintah telah secara resmi mengumumkan bahwa
mendownload lagu di internet adalah kegiatan ilegal. Dikatakannya bahwa
mendownload lagu di internet melanggar hak cipta, karena tidak seizin pencipta
lagu.
Larangan diberlakukan agar pencipta
tidak dirugikan. Dia mengungkapkan, saat ini banyak lagu atau file musik yang
beredar melalui internet tersebut banyak diambil masyarakat tanpa sepengetahuan
sang pencipta. Ini berarti merugikan para pencipta sehingga pihaknya melarang
masyarakat mengambil lagu tersebut bila tidak diizinkan.
Selanjutnya, pemerintah akan
mengatur regulasi agar masyarakat dapat mendownload lagu dengan bebas di
internet. Nantinya pencipta lagu tidak memasang tarif terlalu besar bila
ciptaannya diambil. “Tarifnya bisa saja hanya senilai Rp 1.000 per lagu dan itu
tidak akan memberatkan masyarakat,” kata menteri seperti dikutip dari
Republika.co.id.
Selama enam bulan ini, pihaknya akan
terus melakukan sosialisasi terhadap regulasi ini. Dengan gencarnya
sosialisasi, dia berharap jumlah masyarakat yang mendownload lagu di internet
dapat berkurang.
Langganan:
Postingan (Atom)